Ilustrasi Pilkada

Ilustrasi Pilkada (Istimewa)

Paringin – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, sudah mendapatkan persetujuan dari bupati setempat terkait penyediaan anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 sebesar Rp 9 miliar.

Ketua KPU Kabupaten Balangan, Aidinnor di ibu kota kabupaten di Paringin, Senin mengungkapkan, alokasi dana Rp 9 miliar untuk Pilkada 2015 itu dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Balangan.

Aidinnor mengatakan, nota dana Pilkada Kabupaten Balangan sebesar Rp 9 miliar itu sudah ditandatangani oleh Bupati H Sefek Effendie pada Selasa (19/5).

“Alhamdulillah sudah disetujui dan ditandatangani oleh Bupati Balangan selepas melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat kemarin,” kata Aidinnor.

Jumlah dana yang dianggarkan melalui APBD tersebut sebesar Rp 9 miliar, namun dalam SK itu, KPU Kabupaten Balangan juga mencantumkan kekurangannya sekitar R p4 miliar.

“Kekurangan dananya nanti akan dibahas lagi dalam APBD Perubahan, dengan demikian maka kita akan langsung menyiapkan kegiatan terkait tahapan-tahapan Pilkada di Balangan,” ujar Aidinnor.

Untuk masalah dana, dana pilkada sebanyak Rp9 miliar dinilai belum mencukupi, mengingat dibutuhkan biaya untuk honorarium penyelenggara teknis. Usulan penambahan dana tersebut, ungkap Aidinnor, mengingat biaya honorarium penyelenggara teknis di lapangan, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Penambahan dana tersebut dinilai perlu untuk honorarium Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), di mana diperlukan 40 orang untuk delapan kecamatan, karena satu kecamatan ada lima orang, belum lagi petugas di TPS,” ujarnya.

Sementara itu total perubahan anggaran Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pemilu Bupati-Wakil Bupati Balangan yang diusulkan oleh KPUD setempat cukup besar, sebanyak Rp 4,7 miliar.

Sumber : beritasatu.com/antara